Thursday, December 12, 2013
Lakukan 3 Hal ini Saat Bangun Tidur

Nah, kalau mau memulai hari lebih santai dan tenang sepanjang hari, mungkin bisa melakukan apa yang dinasehatkan oleh Jack Wiener, seorang psikoanalis seperti ditulis pada Youbeauty.
Menurut Weiner, lakukan 3 gerakan sederhana ini sebelum beranjak dari tempat tidur agar dapat menghilangkan kekhawatiran dan kelelahan. Tipsnya sebagai berikut:
1. Gerakkan tangan dan kaki
Saat masih berada di tempat tidur, gerakkan telapak kaki dengan gerakan tegak lurus dan menunjuk ke depan secara perlahan. Lakukan gerakan ini selama 15-30 detik. Ini merupakan gerakan awal untuk mengembalikan kesadaran diri. Selanjutnya lakukan gerakan buka tutup telapak tangan selama 15-30 detik.
2. Pijakan kaki
Letakkan telapak kaki di lantai dalam keadaan sadar. Berdirilah selama beberapa waktu hingga Anda telah merasakan kaki berpijak di atas lantai.
3. Lakukan peregangan
Setelah itu lakukan peregangan otot secara perlahan. Hilangkan ketegangan pada otot leher dan bahu. Semakin Anda tersadar, semakin baik Anda memulai hari.
Sumber:
tempo.co
Tuesday, October 29, 2013
Bibit Padi Ini Tetap Hijau Di Tengah Abu Letusan Merapi Bagaimana Bisa
Mungkin ini keajaiban Tuhan, atau sebenarnya sesuatu yang biasa saja. Bagi sebagian orang hijaunya benih padi ditengah warna abu-abu abu letusan Merapi yang sampai posting ini ditulis masih belum usai itu adalah pertanda bahwa Tuhan tidak meninggalkan Merapi dan orang-orang yang berada di sana.
Foto benih padi ini, pertama saya lihat di Kompas, menarik sekali buat saya, maka posting ulang di blogini ini, tentu saja tanpa ijin, hehe …
Kembali ke foto hijaunya benih padi ditengah abu itu, perkiraan saya adalah mungkin benih padi itu baru tumbuh, sehingga daun yang muncul sekarang hanya sedikit terkena abu, atau tumbuh setelah abu turun. Kalau menurut mas Trimo di Kompas itu "Memang begini dari dulu, Mas. Masa kita terus yang mengambil dari alam. Nanti kalau sudah waktunya, kita juga diberi lagi. Buktinya, bibit padi hidup, artinya kan alam juga menyisakan bekal untuk kita mulai baru lagi," sambil tersenyum. Jawa sekali, bijak sekali, nerimo sekali, seperti namanya, Trimo.